Daihatsu Xenia terbaru yang diluncurkan pada 12 Agustus lalu diklaim oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sebagai generasi kedua alias bukan model baru. Padahal cukup banyak yang berubah termasuk mesin baru. Namun tidak ada perubahan pada desain bodi menjadi tolak ukur generasi baru sebuah produk.
"Great New Xenia yang kami luncurkan kemarin termasuk generasi kedua.
Yang membedakan antar generasi adalah bagian samping bodi mobil," ujar
Priyo Wisaksono Product I & II Dept, Marketing Product Planning Div.
PT ADM saat acara Media Test Drive Great New Xenia di Cirebon, Rabu
(2/9).
Priyo menambahkan dalam sebuah produksi mobil biaya terbesar ada di
bagian samping bodi mobil. Sehingga ketika sebuah pabrikan memutuskan
mengganti model atau meluncurkan generasi baru harus mengubah model
keseluruhan, khususnya samping bodi.
Daihatsu Xenia sendiri pertama kali diluncurkan pada 2004 dengan
saudara kembarnya Toyota Avanza. Tujuh tahun kemudian atau pada 2011
diluncurkan generasi terbaru dengan desain model yang berbeda. Sampai
saat ini hanya facelift, penambahan fitur, dan terakhir menggunakan mesin barua

